Ruben Amorim Dikritik Conte Setelah Hojlund Tampil Gemilang di Napoli

Bagikan

Rasmus Hojlund mengalami musim kedua yang sulit di Manchester United, setelah sebelumnya tampil menjanjikan. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di FOOTBALL ASTRO.

Ruben Amorim Dikritik Conte Setelah Hojlund Tampil Gemilang di Napoli

Musim pertamanya di Old Trafford di bawah Erik ten Hag cukup cemerlang, mencetak 16 gol dari 43 penampilan dan membantu tim meraih Piala FA. Namun, performanya menurun di musim berikutnya, hanya mencetak sepuluh gol dari 52 pertandingan.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Situasi ini membuat Ruben Amorim lebih memilih Benjamin Sesko sebagai opsi utama di lini depan. Sesko sendiri didatangkan pada musim panas dan telah mencetak lima gol dari 19 penampilan sejauh ini. Keputusan Amorim menyingkirkan Hojlund memicu ketidakpuasan di kalangan fans yang melihat potensi besar striker Denmark itu.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Amorim kemudian dipecat pada awal 2026 setelah hasil imbang melawan Leeds United dan digantikan oleh Michael Carrick sebagai manajer interim. Keputusan itu menandai perubahan signifikan di Old Trafford, sekaligus menyoroti salah satu kesalahan dalam pengelolaan pemain muda seperti Hojlund.

Hojlund Meningkat Bersama Conte di Napoli

Setelah pindah ke Napoli dengan status pinjaman, Hojlund menunjukkan performa yang jauh lebih baik. Ia sudah mencetak sembilan gol di Serie A musim ini dan terlihat lebih percaya diri di depan gawang. Antonio Conte menyoroti perkembangan signifikan striker muda tersebut sejak meninggalkan United.

Conte menyebut Hojlund sebagai pemain yang berkembang pesat dan membutuhkan pelatih yang mampu mengasah kemampuan, memahami posisi, serta strategi tim. Conte memuji dedikasi dan konsistensi Hojlund, menegaskan bahwa sistem pelatihan yang tepat dapat membantu pemain muda meraih performa terbaiknya.

Peningkatan ini tidak hanya menguntungkan Napoli, tetapi juga menunjukkan bahwa keputusan mengabaikan Hojlund di United merupakan langkah yang dipertanyakan. Conte secara halus menyindir manajemen dan Amorim atas ketidakmampuan mereka mengoptimalkan potensi pemain muda ini.

Baca Juga: Rosenior Tetap Optimistis Setelah Kekalahan Chelsea dari Arsenal

Situasi Striker Baru Manchester United

Ruben Amorim Dikritik Conte Setelah Hojlund Tampil Gemilang di Napoli

Sementara Hojlund bersinar di Italia, Sesko masih beradaptasi di Old Trafford. Pemain asal Slovenia itu mencetak lima gol dari 19 pertandingan, meskipun tiga gol terakhirnya datang dalam dua laga terakhir. Awal karier Sesko di United cukup menantang dan belum menunjukkan konsistensi seperti Hojlund di Napoli. Kedatangan striker baru lainnya seperti Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha juga menambah persaingan di lini depan United.

Dengan performa yang belum stabil, keputusan untuk menyingkirkan Hojlund kini terlihat kontroversial, terutama mengingat potensi besar yang dimiliki sang pemain. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang manajemen transfer dan pengambilan keputusan di Old Trafford, serta pentingnya pendekatan yang tepat untuk pemain muda berbakat.

Hojlund Menatap Masa Depan Cerah di Serie A

Di Napoli, Hojlund menikmati musim produktif dan merasa lebih nyaman di Serie A. Dengan sembilan gol sejauh ini, ia mulai menunjukkan kualitasnya dan berpeluang memicu kewajiban transfer permanen, asalkan Napoli lolos ke Liga Champions.

Persaingan di Serie A ketat, dengan Inter dan AC Milan memimpin klasemen, sementara Juventus dan Roma juga berjuang untuk zona empat besar. Kesempatan ini memberikan motivasi tambahan bagi Hojlund untuk tampil maksimal dan membuktikan diri di kancah Eropa.

Keberhasilan Hojlund menunjukkan betapa pentingnya manajemen pemain muda yang tepat, sekaligus menjadi pelajaran bagi klub-klub besar tentang bagaimana mengoptimalkan talenta muda agar berkembang secara maksimal. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballastro.com.