Calon presiden Barcelona, Marc Ciria, membuat gebrakan dengan memasang spanduk raksasa Lionel Messi di pusat kota sebagai bagian dari kampanyenya. Spanduk itu menampilkan momen ikonik Messi saat mencetak gol penentu di menit tambahan melawan Real Madrid pada 2017.

Ciria juga menggunakan slogan yang pernah dipakai Joan Laporta dalam kampanye sebelumnya, “Senang bertemu lagi dengan Anda,” untuk menarik perhatian publik. Strategi ini berhasil membuatnya menjadi sorotan media dan para penggemar sepak bola Catalan.
Langkah Ciria menunjukkan bahwa nama Messi tetap menjadi magnet utama dalam pemilihan presiden Barcelona. Dengan memanfaatkan citra legenda klub, Ciria berharap bisa mendapatkan simpati para pemilih, terutama para anggota yang rindu melihat Messi kembali di Camp Nou.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Messi sebagai Kunci Strategi Ciria
Ciria menegaskan bahwa kembalinya Messi ke Barcelona bukan hanya soal nostalgia. Ia ingin menciptakan hubungan strategis yang mirip seperti hubungan Michael Jordan dengan Nike. Messi dianggap bisa menjadi duta besar klub, mendongkrak aspek komersial, sponsor, dan bahkan pengembangan pemain di La Masia.
“Dengan pemain terbaik dalam sejarah klub, kita bisa melakukan banyak hal dan menghasilkan banyak uang. Membawanya pulang adalah hal yang esensial untuk menyelesaikan situasi keuangan klub,” kata Ciria. Pendekatan ini menekankan bahwa Messi bukan sekadar pemain, tetapi ikon yang bisa mengubah masa depan Barcelona.
Ciria berjanji akan membangun sistem dukungan yang kokoh agar Messi merasa nyaman kembali. Ia ingin legenda Argentina itu kembali dengan peran jelas dan tidak lagi harus hadir secara sembunyi-sembunyi, seperti kunjungannya ke Camp Nou pada Desember lalu.
Baca Juga: Manchester United Siapkan Strategi Datangkan Federico Dimarco
Persaingan dengan Calon Lain

Selain Ciria, calon lain seperti Victor Font, Xavier Vilajoana, Daniel Juan, dan William Maddock juga ikut bersaing. Font bahkan berjanji bahwa panggilan pertamanya jika menang adalah kepada Messi. Hal ini menunjukkan bahwa semua calon memahami daya tarik besar Messi bagi klub dan pemilih.
Sementara itu, Joan Laporta, yang sedang menjabat, memiliki hubungan tegang dengan Messi setelah kepergian kontroversial sang bintang pada 2021. Messi dikabarkan sangat marah dengan Laporta, dan insiden itu masih menjadi titik sensitif bagi para pemilih yang peduli pada masa depan hubungan klub dan legenda mereka.
Kampanye ini pun semakin panas, dengan nama Messi menjadi faktor utama di antara calon. Setiap calon menekankan pentingnya Messi bagi citra, finansial, dan strategi jangka panjang Barcelona.
Messi dan Masa Depan di Camp Nou
Messi saat ini terikat kontrak dengan Inter Miami hingga akhir musim MLS 2028. Namun, ia terus menyatakan keinginannya kembali ke Barcelona. Sang legenda menyebut kepada Sport bahwa dirinya dan keluarga sangat merindukan kota dan stadion, serta siap mempertimbangkan peran di klub setelah karir bermainnya berakhir.
“Sejak saya pindah, saya belum kembali ke Camp Nou. Kami memiliki rumah di Barcelona dan selalu membicarakan kemungkinan kembali,” kata Messi. Pernyataan ini menegaskan bahwa masa depan Barca akan tetap terkait erat dengan Messi, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Dengan pemilu yang dijadwalkan 15 Maret mendatang, kembalinya Messi menjadi salah satu sorotan utama. Para calon dan penggemar akan terus memantau langkah Messi, karena keputusan dan pandangan legenda itu bisa menjadi penentu arah klub untuk beberapa tahun ke depan. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballastro.com.
