Cremonese Kehilangan Poin Setelah Comeback Dramatis Cagliari

Bagikan

Cremonese memulai laga kandang pertama mereka di 2026 dengan penuh optimisme. Dennis Johnsen membuka keunggulan pada menit keempat, dan Jamie Vardy menggandakan skor di menit ke-29. Semua terlihat berjalan mulus bagi tuan rumah. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di FOOTBALL ASTRO.

Cremonese Kehilangan Poin Setelah Comeback Dramatis Cagliari

Emil Audero, kiper andalan Cremonese, menatap laga ini dengan harapan meraih clean sheet setelah dua laga sebelumnya kebobolan saat menghadapi Napoli dan Fiorentina. Penampilan awal tim menunjukkan potensi untuk kembali ke jalur kemenangan.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Namun meski unggul dua gol di babak pertama, Cremonese gagal menjaga momentum mereka. Poin penuh yang semula tampak pasti mulai terancam seiring dengan kebangkitan Cagliari di babak kedua.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kebangkitan Cagliari di Babak Kedua

Cagliari menunjukkan ketangguhan mereka dengan memperkecil ketertinggalan lewat tendangan Michel Adopo pada menit ke-51. Gol ini membuat tekanan kembali mengarah ke Cremonese, dan tim tamu mulai menguasai alur permainan.

Audero sempat tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial dari tendangan Luca Mazzitelli di menit ke-87. Sayangnya, satu menit kemudian Yael Trepy berhasil mencetak gol debutnya di Serie A, memastikan skor akhir 2-2.

Kebangkitan Cagliari ini menunjukkan bahwa Cremonese masih kesulitan menjaga keunggulan di babak kedua. Hal ini menjadi sinyal peringatan bagi tim untuk lebih fokus dan disiplin hingga menit terakhir pertandingan.

Baca Juga: Neymar Bertahan di Santos hingga 2026, Misi Emosional Menuju Piala Dunia!

Tren Buruk Cremonese Berlanjut

Cremonese Kehilangan Poin Setelah Comeback Dramatis Cagliari

Hasil imbang ini menambah catatan negatif Cremonese yang kini tidak pernah menang dalam lima pertandingan beruntun. Dari lima laga terakhir, mereka meraih dua hasil imbang dan tiga kekalahan, membuat posisi mereka di klasemen sementara tertahan di peringkat 13 dengan 22 poin.

Cremonese unggul tipis tiga angka dari Cagliari yang berada tepat di bawahnya. Tren buruk ini tentu menjadi tantangan mental bagi tim, karena performa awal yang menjanjikan gagal diubah menjadi kemenangan. Situasi ini menekankan perlunya evaluasi taktik dan fokus yang lebih baik. Meski bermain di kandang sendiri, Cremonese harus belajar menjaga keunggulan lebih konsisten di masa mendatang.

Tantangan Berat Menanti di Turin

Kondisi ini menjadi modal yang kurang ideal bagi Emil Audero dan rekan-rekannya menjelang laga berikutnya. Cremonese akan bertandang ke Stadion Allianz untuk menghadapi Juventus, tim yang sedang dalam tren positif dengan empat kemenangan dan satu imbang dari lima laga terakhir.

Sementara itu, Cagliari akan menyambangi markas Genoa di Stadio Luigi Ferraris. Bagi Cremonese, laga melawan Juventus akan menjadi ujian berat, karena mereka membutuhkan peningkatan performa, fokus pertahanan, dan efektivitas serangan untuk meraih hasil positif.

Audero akan menjadi kunci bagi Cremonese di laga nanti. Kemampuannya menahan gempuran Juventus akan sangat menentukan apakah tim mampu menghentikan tren negatif dan kembali ke jalur kemenangan di Serie A. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballastro.com.