Calvin Verdonk, seorang pemain andalan Timnas Indonesia, mengungkapkan kebanggaannya bisa membela Merah Putih.
Verdonk merasakan atmosfer yang berbeda dari dukungan suporter Timnas Indonesia, terutama saat bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Simak dan ikuti terus untuk informas terlengkap mengenai sepak bola di Tanah Air dan pastinya telah kami rangkum di FOOTBALL ASTRO.
Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!
Alasan Calvin Verdonk Membela Timnas Indonesia
Calvin Verdonk memiliki beberapa alasan kuat yang mendorongnya untuk membela Timnas Indonesia. Salah satu alasan utamanya adalah perkembangan pesat sepak bola di Indonesia. Verdonk melihat potensi besar dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat Indonesia terhadap sepak bola, yang membuatnya tertarik untuk menjadi bagian dari perkembangan tersebut.
Selain itu, kehadiran pemain lain seperti Thom Haye di Timnas Indonesia juga mempermudah keputusannya, karena ia merasa akan lebih mudah beradaptasi dan berkontribusi dalam tim yang sudah memiliki pemain-pemain berkualitas. Verdonk juga sudah lama mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia.
Bahkan, jauh sebelum resmi bergabung, ia sudah menunjukkan dukungannya dengan mengenakan jersey Timnas Indonesia pada tahun 2018. Hal ini menunjukkan bahwa ketertarikannya terhadap Timnas Indonesia bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga didasari oleh rasa simpati dan keinginan untuk berkontribusi pada sepak bola tanah air.
Debut dan Performa di Timnas Indonesia
Calvin Verdonk melakoni debutnya bersama timnas Indonesia pada 11 Juni 2024 dalam laga melawan Filipina yang berakhir dengan skor 2-0 pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sejak saat itu, ia telah bermain dalam sembilan pertandingan bersama tim Garuda. Verdonk pun menjadi andalan di sisi kiri pertahanan Indonesia.
Pada laga debutnya melawan Filipina, Verdonk bermain sebagai bek sayap kiri dengan formasi 3-4-3 dan bermain selama 67 menit sebelum digantikan. Selama pertandingan, ia mencatatkan statistik impresif, di antaranya dua kali tembakan ke gawang, tiga kali umpan kunci, dan akurasi umpan sebesar 80 persen dari 25 umpan. Ia juga berkontribusi dalam bertahan dengan dua kali intersepsi dan satu kali tekel.
Penampilan Verdonk di Eredivisie bersama NEC Nijmegen juga solid. Hingga Maret 2025, ia telah bermain dalam 25 pertandingan liga dengan torehan satu gol dan satu assist. Penampilan Verdonk yang konsisten di level klub telah membuahkan hasil dalam karier internasionalnya. Sehingga menjadikannya aset berharga bagi tim nasional Indonesia.
Baca Juga: Kevin Diks Lega Usai Kalahkan Bahrain
Semangat dan Mimpi Bersama Timnas Indonesia
Calvin Verdonk memiliki cita-cita besar untuk kariernya, bahkan di tengah popularitasnya yang meningkat di Indonesia. Ia bermimpi bermain di salah satu liga papan atas dunia, khususnya La Liga. Verdonk ingin menguji kemampuannya di level tersebut, menunjukkan ambisinya untuk terus menantang diri dan berkembang sebagai pesepak bola.
Verdonk juga merasakan ikatan yang kuat dengan Indonesia, meskipun dibesarkan di Belanda. Ayahnya berasal dari Aceh, dan meskipun ia belum berkesempatan untuk berkunjung, ia merasakan rasa memiliki yang mendalam. Ikatan ini memicu keinginannya untuk berkontribusi bagi tim nasional Indonesia dan mengharumkan nama bangsa.
Sejak memulai debut untuk Indonesia melawan Filipina di kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 11 Juni 2024, Verdonk telah menjadi bagian penting dari skuad Shin Tae-yong. Dengan sembilan caps yang telah diperoleh, ia yakin bahwa Indonesia dapat mencapai tonggak penting, termasuk lolos ke Piala Dunia. Verdonk percaya pada potensi tim dan berkomitmen untuk membantu mereka mengukir sejarah di Piala Dunia 2025/2026.