Manchester United dikenal sebagai salah satu klub paling sukses di Inggris, terutama pada era 1990-an hingga awal 2000-an. Namun, di balik kesuksesan tersebut, ruang ganti MU ternyata menyimpan kisah menarik. Roy Keane, mantan kapten legendaris, disebut-sebut kerap bertengkar hampir setiap hari dengan Gary Neville, salah satu bek andalan klub.
Phil Neville, adik Gary, mengungkap bahwa Keane memiliki hubungan unik dengan keluarganya. Dalam podcast The Greatest Game, Phil menyebut bahwa Keane “membenci” Gary dan sering berselisih dengannya di lapangan maupun di ruang ganti. Meski begitu, pertengkaran ini terjadi di tengah kesuksesan MU, termasuk saat meraih treble winners pada 1998/1999 dan dominasi di Premier League.
Fenomena ini memperlihatkan betapa kompleksnya dinamika tim. Sementara Keane dikenal keras dan tegas, hal itu juga menjadi motivasi bagi rekan-rekannya untuk tampil maksimal. Hubungan Keane dan Gary memang penuh ketegangan, tetapi tetap profesional saat berada di lapangan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kedekatan Roy Keane dengan Phil Neville
Menariknya, meski sering berseteru dengan Gary, Roy Keane justru memiliki kedekatan dengan Phil Neville. Phil mengungkapkan bahwa Keane bahkan datang ke pernikahannya, sebuah bukti bahwa gelandang asal Republik Irlandia ini punya “soft spot” untuknya.
Phil menyebut bahwa mungkin Keane menyukai dirinya karena ia berbeda dari Gary. Selama bermain bersama, Phil merasa mendapat perlakuan istimewa dibandingkan kakaknya. Kedekatan ini terbentuk sejak mereka bermain bersama di Manchester United dan tetap terjaga hingga kini.
Kini, Phil dan Keane sering tampil bersama sebagai pundit sepak bola. Hubungan mereka menunjukkan bahwa meski ada ketegangan di masa lalu, profesionalisme dan rasa hormat bisa tetap terjaga, bahkan membangun persahabatan baru.
Baca Juga: Pochettino Ungkap Chelsea Pernah Ingin Jual Marc Cucurella
Phil Neville Puji Standar Profesionalisme Roy Keane
Selain kedekatan pribadi, Phil Neville juga memuji Keane sebagai kapten terbaik yang pernah dimilikinya. Ia menilai Keane mengajarkan standar profesionalisme yang tinggi kepada seluruh pemain MU.
Phil sering memikirkan “apa yang akan Roy katakan sekarang?” saat menjadi kapten di Everton. Menurutnya, Keane bukan hanya keras di lapangan, tetapi juga cerdas dalam penguasaan bola dan pengambilan keputusan. Banyak orang hanya melihat sisi agresifnya, padahal Keane memiliki kemampuan teknis yang brilian.
Kepemimpinan dan etos kerja Keane membuatnya dihormati rekan setim, meski tidak selalu akrab dengan semua orang. Filosofi profesionalisme ini menjadi salah satu alasan MU mampu mempertahankan dominasi mereka di Premier League pada era tersebut.
Dinamika Tim dan Pelajaran dari Roy Keane
Kisah Roy Keane dan Gary Neville mengajarkan bahwa ketegangan internal tim tidak selalu merusak kesuksesan. Keane mampu menyalurkan energinya menjadi motivasi, memacu rekan-rekan untuk tampil lebih baik. Bahkan, perselisihan dengan Gary tidak menghalangi profesionalisme di lapangan.
Sementara itu, hubungan Keane dengan Phil Neville membuktikan bahwa sikap tegas dan selektif dalam memilih teman dekat bisa positif. Kedekatan ini juga memberi contoh bagaimana menghargai orang lain dan tetap menjaga profesionalisme. Secara keseluruhan, Roy Keane menjadi figur unik yang menggabungkan ketegasan, profesionalisme, dan kemampuan teknis.
Kisah pertengkarannya dengan Gary Neville serta kedekatannya dengan Phil Neville tetap menjadi bagian menarik dari sejarah Manchester United yang penuh warna. Simak dan ikuti terus informasi sepak bola terbaru secara lengkap hanya di footballastro.com.
