Luis Diaz langsung menunjukkan penampilan impresif sejak bergabung dengan Bayern Munich musim panas ini. Winger Kolombia itu merasa terinspirasi bekerja sama dengan kapten Inggris, Harry Kane, yang disebutnya sebagai pemain “seperti mesin.” Kehadiran Kane memberikan dorongan besar bagi Diaz dalam beradaptasi di Bundesliga.

Sejauh ini, Diaz telah memberikan 10 assist kepada Kane, yang berhasil mencetak 41 gol dalam 35 pertandingan di semua kompetisi. Kolaborasi mereka membuat serangan Bayern semakin mematikan, baik di Bundesliga maupun Liga Champions.
Diaz menyatakan bahwa bermain langsung bersama Kane di lapangan latihan dan ruang ganti memberinya pengalaman berharga. “Melihat bagaimana dia bekerja untuk tim, turun ke belakang, meminta bola, dan mencetak gol… dia benar-benar melakukan segalanya dengan baik,” ujar Diaz.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Pengaruh Michael Olise di Skuad Bayern
Selain Kane, Diaz juga memuji kemampuan bintang muda Prancis, Michael Olise. Pemain berusia 21 tahun itu dikenal mahir secara teknis dan memiliki disiplin tinggi dalam bertahan, membuat serangan Bayern lebih solid.
Diaz menilai Olise memiliki kemampuan membaca permainan yang baik. Ia sering memberi arahan kecil di lapangan yang membantu tim tetap terorganisir. “Detail seperti itu membuatmu berkembang sebagai pemain sepak bola dan membuatmu merasa nyaman,” kata Diaz.
Bagi Diaz, bermain dengan pemain seperti Olise adalah pengalaman luar biasa. Kolaborasi mereka di lapangan menunjukkan pentingnya keseimbangan antara kreatifitas menyerang dan tanggung jawab defensif bagi keberhasilan Bayern.
Baca Juga: Kisah Unik Roy Keane dan Gary Neville di Ruang Ganti MU
Harga Transfer dan Tekanan di Bayern

Diaz didatangkan dari Liverpool dengan biaya sekitar €70 juta, menandatangani kontrak empat tahun. Transfer mahal ini memberi tekanan tambahan, namun pemain Kolombia itu bertekad fokus pada performa tim daripada angka di kontrak.
“Saya tidak memberi tekanan pada diri sendiri. Yang terpenting adalah tim,” kata Diaz. Ia menekankan pentingnya mengenal rekan setim dan memberikan kontribusi secara bertahap untuk keberhasilan Bayern.
Transisi dari Liverpool ke Munich juga menghadirkan tantangan budaya dan bahasa bagi Diaz dan keluarganya. Meski begitu, ia mengaku bahagia bisa bergabung dengan klub yang memiliki fasilitas dan infrastruktur latihan terbaik.
Integrasi dan Masa Depan di Bayern
Diaz menegaskan bahwa integrasinya di Bayern berjalan lancar. Ia menikmati kerja sama dengan Kane dan Olise serta merasa nyaman dengan filosofi klub. Adaptasinya yang cepat memperlihatkan kematangan mental dan profesionalisme winger asal Kolombia ini.
Mengenai rumor perekrutan Florian Wirtz yang gagal, Diaz menyatakan ia senang tetap menjadi bagian dari proyek Bayern. Kesempatan ini memungkinkannya untuk fokus sepenuhnya pada performa tim dan membantu Bayern meraih kesuksesan di Bundesliga maupun Liga Champions.
Dengan awal musim yang positif, Diaz siap menjadi salah satu pilar serangan Bayern. Kolaborasinya dengan Kane dan Olise diprediksi akan menentukan keberhasilan tim di sisa musim, sekaligus membuktikan bahwa keputusannya meninggalkan Liverpool adalah langkah tepat bagi kariernya. Selalu ikuti informasi sepak bola terupdate dan terpercaya yang telah kami rangkum hanya di footballastro.com.
