Chelsea harus menelan kekalahan 2-3 dari Arsenal pada leg pertama semifinal Carabao Cup 2025/2026 di Stamford Bridge, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di FOOTBALL ASTRO.

Meskipun bermain di kandang sendiri, The Blues gagal menjaga konsistensi di babak pertama dan sempat tertinggal lebih dulu. Arsenal membuka keunggulan cepat melalui Ben White pada menit ke-8. Tak lama kemudian, Viktor Gyokeres menggandakan skor di menit ke-49, sementara Martin Zubimendi menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-71.
Kondisi ini membuat Chelsea menghadapi tekanan besar untuk mengejar ketertinggalan. Meski tertinggal, Chelsea bangkit di babak kedua. Alejandro Garnacho yang masuk dari bangku cadangan mencetak dua gol pada menit ke-57 dan 83, menghidupkan kembali harapan The Blues. Skor 2-3 tetap bertahan hingga peluit akhir, meninggalkan peluang terbuka untuk leg kedua.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Rosenior Tetap Melihat Sisi Positif
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, menekankan bahwa leg pertama hanyalah babak awal dari dua leg. Ia menilai keterlibatan dan komitmen para pemain sudah maksimal, meskipun hasil akhir belum berpihak pada tim.
“Kami memberikan segalanya dan pertandingan berjalan terbuka. Ini baru babak pertama, masih ada kesempatan di leg kedua,” kata Rosenior. Pandangan ini menunjukkan fokus jangka panjang dan optimisme dalam menghadapi laga penentu di Stamford Bridge maupun di Emirates.
Performanya di babak kedua menjadi modal penting. Tekanan agresif yang ditunjukkan Chelsea membuat Arsenal kewalahan dan memberikan bukti bahwa tim masih memiliki kemampuan untuk membalikkan keadaan.
Baca Juga: Reuni Joao Cancelo dengan Barcelona Bawa Keseimbangan di Lini Belakang
Kesalahan Kecil yang Menjadi Penentu

Meski memuji perjuangan anak asuhnya, Rosenior juga menyoroti beberapa kesalahan krusial. Dua gol Arsenal lahir dari kelengahan dalam situasi bola mati dan sepak pojok, yang seharusnya bisa diantisipasi tim.
“Kami kebobolan dari sepak pojok dan tendangan bebas. Itu momen yang tidak boleh terulang di level ini,” ujar Rosenior. Ia menekankan pentingnya disiplin dan fokus penuh selama 90 menit agar peluang menang di leg kedua tetap terjaga.
Evaluasi ini menjadi catatan penting untuk latihan berikutnya. Rosenior ingin anak asuhnya lebih siap menghadapi tekanan, memperbaiki koordinasi lini belakang, dan meminimalkan kesalahan individu yang bisa dimanfaatkan lawan.
Garnacho Jadi Kunci dan Harapan Tetap Hidup
Alejandro Garnacho menjadi bintang laga ini dari bangku cadangan. Dua golnya mengubah dinamika pertandingan dan menunjukkan kedalaman skuad Chelsea, yang menjadi modal penting untuk leg kedua.
Selain Garnacho, pemain lain seperti Pedro Neto dan Estevao juga tampil impresif. Rosenior menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemain, baik starter maupun pengganti, untuk menjaga performa dan semangat tim. Chelsea kini mengalihkan fokus ke Premier League melawan Brentford sambil berharap beberapa pemain bisa kembali fit.
Leg kedua semifinal akan menjadi ujian sesungguhnya, apakah semangat juang di Stamford Bridge cukup kuat untuk membalikkan keadaan dan membuka jalan menuju final Carabao Cup. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballastro.com.
