Memasuki awal tahun baru, posisi Xabi Alonso sempat berada dalam sorotan tajam di Real Madrid. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di FOOTBALL ASTRO.

Serangkaian hasil kurang memuaskan pada awal Desember membuat tekanan terhadap sang pelatih meningkat. Beberapa pertandingan penting gagal dimenangkan, sehingga memunculkan tanda tanya besar mengenai arah proyek yang sedang dibangunnya bersama Los Blancos.
Situasi tersebut diperparah oleh munculnya isu ketegangan di ruang ganti. Beberapa laporan menyebut adanya perbedaan pandangan antara Alonso dan sejumlah pemain senior, yang dinilai berdampak pada konsistensi permainan tim. Kondisi ini membuat spekulasi soal masa depan Alonso semakin kencang beredar di media Spanyol.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Namun, Real Madrid menutup tahun 2025 dengan respons positif. Tiga kemenangan beruntun di akhir tahun perlahan mengembalikan kepercayaan publik dan internal klub. Hasil ini menjadi titik awal kebangkitan, sekaligus meredakan tekanan yang sebelumnya begitu kuat mengarah kepada Alonso.
Momentum Kebangkitan Los Blancos
Memasuki awal 2026, performa Real Madrid menunjukkan peningkatan signifikan. Los Blancos bahkan mencatat lima kemenangan beruntun di semua kompetisi, sebuah pencapaian yang sangat penting dalam menstabilkan situasi tim. Rentetan hasil positif ini menjadi bukti bahwa Alonso mampu mengembalikan fokus dan semangat juang para pemainnya.
Salah satu kemenangan paling krusial datang saat Real Madrid menaklukkan Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol. Laga derby tersebut disebut sebagai momen penentuan bagi Alonso. Jika kalah, posisinya diyakini akan kembali berada di ujung tanduk.
Kemenangan atas rival sekota itu memberikan ketenangan sementara di lingkungan klub. Manajemen, pemain, dan staf pelatih kini berada dalam suasana yang lebih kondusif. Alonso pun mendapat ruang untuk bekerja tanpa tekanan berlebihan, setidaknya menjelang partai final melawan Barcelona.
Baca Juga: Barcelona Mantap Pertahankan Rashford Musim Depan
Stabilitas Tim Jadi Kunci Kepercayaan

Perbaikan performa Real Madrid tidak terjadi secara instan. Setelah hanya meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan, Alonso melakukan sejumlah penyesuaian taktik dan rotasi pemain. Perubahan tersebut perlahan membuahkan hasil, terutama dari sisi keseimbangan permainan.
Lini tengah kembali tampil solid, sementara pertahanan menunjukkan koordinasi yang lebih baik. Kepercayaan diri para pemain juga meningkat seiring hasil positif yang diraih secara beruntun. Faktor ini membuat manajemen melihat proyek Alonso masih berada di jalur yang tepat.
Dengan situasi yang semakin stabil, fokus klub kini tertuju pada pengembangan jangka menengah, bukan sekadar hasil satu pertandingan. Karena itu, satu kekalahan di final Piala Super Spanyol tidak dianggap sebagai tolok ukur mutlak untuk menilai kinerja Alonso.
Catatan Musim Jadi Dasar Evaluasi
Jika melihat statistik musim ini, Xabi Alonso sebenarnya memiliki catatan yang cukup meyakinkan. Dari 27 pertandingan di semua kompetisi, Real Madrid berhasil meraih 20 kemenangan. Persentase kemenangan mencapai sekitar 74 persen, angka yang tergolong sangat tinggi untuk pelatih yang masih menjalani fase awal proyeknya.
Catatan tersebut menjadi dasar kuat bagi manajemen untuk tetap memberikan kepercayaan. Konsistensi hasil secara keseluruhan dinilai lebih penting dibandingkan satu laga final, meskipun melawan rival abadi seperti Barcelona.
Dengan pertimbangan tersebut, laporan dari MARCA menyebut posisi Xabi Alonso tetap aman apa pun hasil final Piala Super Spanyol. Setidaknya untuk saat ini, Real Madrid memilih menjaga stabilitas dan memberi Alonso waktu melanjutkan pekerjaannya di Santiago Bernabeu. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballastro.com.
